Map5NGx8LGN6MWR4MWZ8NWB4LDcsynIkynwpACBc

BANTEN DARI PENAMBANGAN PASIR, SAMPAI DUKUN SEKONG (SEBUAH ESSAY)

7981759374294050699
BLANTERLANDINGv101
7981759374294050699

BANTEN DARI PENAMBANGAN PASIR, SAMPAI DUKUN SEKONG (SEBUAH ESSAY)

Selasa, 11 Agustus 2020
BANTEN DARI PENAMBANGAN PASIR, SAMPAI DUKUN SEKONG (SEBUAH ESSAY)

BANTEN DARI PENAMBANGAN PASIR, SAMPAI DUKUN SEKONG (SEBUAH ESSAY)

Rp 35.000
oleh H. Ubay Haki S.Ag., MM.
Beli Buku

Profil Penulis

Untuk profil ini jik synopsis sudah penuh mending nggak usah dimasukin mas H. Ubay Haki S.Ag., MM. adalah seorang dosen tetap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bina Bangsa Banten. Beliau adalah alumni pimpinan redaksi Koran Mahasiswa Raden Intan 1995-1996, wartawan Harian Tamtama Lampung, sekarang Lampung Ekspress tahun 1997 dan anggota DPRD Kota Bandar Lampung periode 2004-2009. Saat ini aktif di ICMI Banten, di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Serang dan Pendiri Taman Baca Masyarakat (TBM) Satu Bangsa di Pontang, Kabupaten Serang.

Deskripsi

Apa kata mereka

Dahsyat…buku ini bukan saja menggambarkan sejarah Banten yang heroik. Penulisnya mampu menyajikan gambaran religiusitas pejuang-pejuang Banten dan peran sentral ulama. Penulis juga memaparkan dengan detail sumber-sumber daya alam Banten yang terabaikan. Dan membuat saran-saran yang akurat untuk Banten yang lebih baik. (Titin Kholawiyah, Aktifis Perempuan dan Presidium KAHMI Kab. Serang)

Sebagai “wong” Banten asli, buku ini sukses “membius” saya karena judulnya terus terang langsung membuat saya tercerahkan dan penasaran. Terlebih isinya yang sangat inspiratif. Rasanya tidak ada kata-kata yang tak “gurih” di buku ini. Jadi, tunggu apalagi? (Atik Atiatun Nafisah Ketua LPPM STIA Banten)

Esai-esai yang ditulisnya di buku ini hampir sempurna sebagai rujukan prespektif kebantenan. Ubay Haki tidak hanya bicara debus, bahasa jawa/sunda Banten saja, ia bahkan melihat dengan cermat Banten dari prespektif politik, sastra, moralitas, ekonomi, wisata bahkan lingkungan hidup. Pada bagian 6: agama, saja, Ubay bahkan dengan lugas bicara kebantenan dari prespektif agama dan aliran sesat sampai fenomena gaib. (seandainya buku ini lahir sewindu terakhir. (Ega Jalaludin, Pimred biem.co)

Bicara Banten, tidak ada habisnya. Meneliti Banten, tidak berujung. Merasakan Banten, mesti seumur hidup. Dan ini adalah sebuah mozaik Banten karya saudara Ubay Haki dengan prespektif lain. Semoga bermanfaat, Barakaallah. (Yandra Dhoni, seorang dokter di Tangerang Selatan)

Munculnya buku ini menggambarkan kondisi Banten secara komprehenshif sehingga bisa dijadikan referensi sejarah perjalanan Banten dalam membangun peradaban masayarakat madani. (Ardi Hidayat, Dosen FEB UNIBA Banten)

Kategori
BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang