Map5NGx8LGN6MWR4MWZ8NWB4LDcsynIkynwpACBc

PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI MATERI HOTS

7981759374294050699
BLANTERLANDINGv101
7981759374294050699

PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI MATERI HOTS

Minggu, 23 Agustus 2020
PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI MATERI HOTS

PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI MATERI HOTS

Rp 0
oleh Indrayani Nur Wulandari
Beli Buku

Profil Penulis

Indrayani Nur Wulandari adalah nama penulis buku Best Practice ini. Penulis lahir dari orang tua Sutarman/Nanik Suwarni pada tanggal 8 Juli 1986 di kota Madiun. Penulis merupakan anak keempat dari empat bersaudara. Selesai mengenyam pendidikan hingga tingat sarjana, penulis mengawali karirnya sebagai Guru hingga saat ini di SMPN 35 Batam dan mengajar mata pelajaran Fisika. Dengan ketekunan dan motivasi tinggi untuk sharing knowledge dan untuk terus belajar serta mengembangkan diri, penulis telah berhasil menyelesaikan tulisan berupa Best Practice ini.

Deskripsi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu kewaktu semangkin pesat. Fenomena tersebut mengakibatkan adanya persaingan dalam berbagai bidang, salah satu diantaranya bidang pendidikan. Untuk mencetak sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas diperlukan adanya peningkatan mutu pendidikan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, salah satunya adalah perbaikan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dalam pembelajaran dengan beberapa siswa diperoleh informasi bahwa (a) Siswa malas mengikuti pembelajaran yang banyak dilakukan guru dengan cara ceramah’ (b) Selain ceramah, metode yang selalu dilakukan guru adalah penugasan. Sebagian siswa mengaku jenuh dengan tugas-tugas yang hanya bersifat teoritis. Tinggal menyalin dari buku teks. Untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0, siswa harus dibekali keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills). Salah satu model pembelajaran yang berorientasi pada HOTS dan disarankan dalam implementasi Kurikulum 2013 adalah salah satunya model pembelajaran Discovery learning.

Manfaat pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning untuk membantu siswa dalam memperbaiki dan meningkatkan keterampilan – keterampilan dan proses kognitif. Menimbulkan rasa senang pada siswa, karena tumbuhnya rasa menyelidiki dan berhasil. Model pembelajaran ini memungkinkan siswa berkembang dengan cepat dan sesuai dengan kecepatannya sendiri.

Proses pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning berlangsung aktif. Siswa menjadi lebih aktif merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan pertanyaan pada guru maupun temannya. Aktifitas pembelajaran yang dirancang sesuai sintak Discovery Learning mengharuskan siswa aktif selama proses pembelajaran dengan hal ini bisa dilihat dari hasil belajar siswa mengalami kenaikan 17.75%.
Penulis berharap Best Practice ini dapat menjadi sharing knowledge untuk rekan guru yang lain dan dapat bermanfaat untuk mengembangkan system pengajaran yang lebih baik untuk meningkatkan efektivitas belajar mengajar sehingga didapatkan lulusan yang unggul.

Kategori
BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang